Komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan terus diwujudkan melalui berbagai program strategis. Salah satunya ditunjukkan oleh Dr. Fitria Sari, M.Pd, dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Dharmas Indonesia (UNDHARI), yang berperan sebagai fasilitator dalam Program Sekolah Penggerak jenjang Sekolah Dasar (SD).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Lokakarya Kepemimpinan Sekolah yang diikuti oleh para kepala sekolah dan guru penggerak di wilayah Provinsi Sumatera Barat. Acara yang berlangsung di UPT Satuan Pendidikan SKB 1 Tanah Datar ini menjadi wadah penguatan kapasitas kepemimpinan pendidikan guna mendorong transformasi sekolah yang lebih maju dan berdaya saing.
Sebagai fasilitator, Dr. Fitria Sari, M.Pd turut memberikan pendampingan, arahan, serta berbagi praktik baik terkait implementasi kebijakan Merdeka Belajar, khususnya dalam pengembangan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Peran ini dinilai penting dalam memastikan keberhasilan program Sekolah Penggerak yang menjadi salah satu prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian lokakarya, mulai dari diskusi kelompok, refleksi praktik kepemimpinan, hingga penyusunan rencana tindak lanjut di sekolah masing-masing. Kolaborasi antara fasilitator dan peserta diharapkan mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dr. Fitria Sari, M.Pd menyampaikan bahwa peran fasilitator tidak hanya sebatas memberikan materi, tetapi juga mendampingi proses perubahan di sekolah. “Program Sekolah Penggerak ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin pembelajaran yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik,” ujarnya.
Keterlibatan dosen PGPAUD Undhari sebagai fasilitator juga mencerminkan sinergi antara dunia akademik dan praktik pendidikan di lapangan. Hal ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin sekolah yang visioner, adaptif, serta mampu menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan untuk mewujudkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
